Inilah 10 Bek Paling Tangguh di Dunia Saat Ini, Tangguh Ataukah Kotor?
Bek atau pemain belakang mempunyai peran yang sangat penting dalam menjaga pertahanan dan menjadi tembok yang kokoh agar gawang mereka tidak kebobolan. Secara umum bek terbagi menjafi 3 posisi yaitu bek tengah, bek kanan dan bek kiri. Ketiganya harus mempunyai koordinasi yang harmonis dalam menjaga pertahanan.
Bek tepat menjaga garis pertahanan dan seolah menjadi pintu gerbang menuju gawang, bek tengah tuntut harus tangguh dan mampu menghalau setiap peluang yang akan mengancam gawang mereka.
Namun pertanyaannya, siapakah bek yang menjadi paling tangguh di dunia saat ini? Semua pasti punya jagoan masing-masing. Namun terdapat beberapa parameter untuk menentukan bek terbaik di dunia saat ini. Atribut bertahan menjadi faktor utama, meliputi tackling, marking, heading hingga kemampuan membaca permainan. Selain skill bertahan, faktor konsistensi permainan, pengaruh bagi tim serta trofi yang didapat juga kerap jadi faktor untuk menentukan defender terbaik dunia. Dan inilah 10 bek terbaik di dunia saat ini:
10. DIEGO GODIN (Atletico Madrid / Uruguay)
Diego Godin merupakan pilar andalan Atletico dan Uruguay, kemampuan bertaham Godin sangat lah bagus, terutama dalam hal-hal bola atas. Godin juga merupakan kunci solidnya pertahanan Atletico selama beberapa musim terakhir. Terbukti raihan gelar liga eropa, piala super eropa dan mampu merusak hegemoni Real Madrid dan Barcelona merupakan bukti nyata performa Dieogo Godin.
9. MILAN SKRINIAR (Inter Milan / Slovakia)
Mungkin tak banyak yang mengenal Milan Skriniar, penampilan pemain asal Slovakia inidi tahun 2018 sangat mengejutkan banyak pihak. Bek tengah Inter Milan ini jadi salah satu bek terbaik di serie A Italia. Pertahanan Inter Milan pun kian kokoh dengan kehadiran bek internasional Slovakia. Selain tangguh dalam bertahan, Skriniar juga kerap mencetak gol.
8. MATS HUMMELS ( Bayern Munchen / Jerman)
Hummels kini merupakan pilar tak tergantikan di skuad munchen dan Jerman. Hummels merupakan alah satu bek tengah yang paling konsisten . Bek tengah Bayern Munchen dan timnas Jerman ini mampu jadi andalan tim, terutama saat rekannya di klub dan timnas, Jerome Boateng kerap dilanda cedera. Hummels memiliki skill defending yang bagus ditunjang kemampuan ball-playing yang mumpuni.
7. KALIDUO KOULIBALY (Napoli / Senegal)
Beberapa tahun terakhir, nama Kalidou Koulibaly menjadi salah satu bek top Italia dan banyak menjadi incaran banyak klub besar di eropa. Defender Napoli asal Senegal ini memiliki atribut defending yang bagus. Koulibaly merupakan kunci kokohnya pertahanan Napoli di serie A, Koulibaly juga memberikan penampilan yang impresig kala membela timnas Senegal di piala dunia 2018, inilah yang membuat Koulibaly menjadi makin banyak diminati klub-klub besar.
6. JOSHUA KIMMICH (Bayern Munchen / Jerman)
Kimmich merupakan kader tersukses dari salah satu mantan bek terbaik dunia yang kini sudah pensiun yaitu Philip Lahm. Fans Bayern rasanya tidak perlu khawatir usai Philipp Lahm pensiun tahun lalu. Joshua Kimmich menunjukkan performa bagus yang terus meningkat. Kimmich terus berkembang dan menjadi andalan The Bavarian musim lalu, terkenal karea atribut crossing yang bagus dimana ia sudah menorehkan belasan assist tahun ini.
5. NICOLAS OTAMENDI (Manchester City / Argentina)
Musim 2017-2018 sepertinya menjadi puncak performa Nicolas Otamendi untuk menjadi salah satu bek terbaik di dunia. Otamendi mampu tampil konsisten bersama the citizen musim lalu, Otamendi menjafi bek andalan saat Manchester City meraih titel juara Liga Inggris 2018. Otamendi pun menjadi bek terbaik Liga Inggris berkat penampilannya bersama Manchester City. Otamendi yang masuk skuad Argentina terbaru pun menjadi bek andalan utama timnas Argentina.
4. GERARD PIQUE (Barcelona / Spanyol)
Pique merupakan binaan sukses dari La Masia, sempat hijrah ke Mancheater United bebrapa saat namun semua berubah ketika dia membuat sebuah blunder dan kemudian tak pernah mendapatkan tempat, akhirnya dia pulang ke Catalan dan bergabung berasama Barcelona.
Perjalanan karir Gerard Pique memang cukup unik. Di saat banyak pengamat menganggap penampilannya sudah menurun, Pique selalu membuktikan sebaliknya. Pique menjadi bek tetap bermain konsisten dan menjadi salah satu bek kelas dunia. Fakta bahwa ia menjadi bek utama Barcelona dan timnas Spanyol tanpa tergantikan tentu menunjukkan kualitas Pique.
3. GIORGIO CHIELLINI (Juventus / Italia)
Italia memnag terkenal dengan pemain-pemain bertahan yang sangat tangguh, banyak bek-bek tangguh yang tak perlu diragukan lagi yang telah dilahirkan di Italia. Chiellini merupakan salah satunya. Sebagai pemain, Chiellini dikenal sebagai defender yang garang dan tak kenal kompromi, hingga ia dijuluki King Kong. Ia menjadi pemain kunci Juventus dan timnas Italia serta memiliki atribut bertahan yang sangat baik.
2. MARCELO ( Real Madrid / Brazil)
Dalam beberapa tahun terakhir, predikat bek kiri terbaik dunia dipegang oleh Marcelo. Bek kiri Brasil ini selalu tampil bagus, terutama berkat kemampuan menyerang dan crossing yang ia miliki. Marcelo juga memiliki kotrol bola yang bagus memiliki aksi individu yang sangat menawan. Marcelo seolah mewarisi sepakbola Brazil di era sepak bola modern ini. Marcelo jadi pemain penting dalam kesuksesan El Real meraih beberapa trofi beberapa musim terakhir. Termasuk hattrick liga champion di musim 2017/2018.
1. SERGIO RAMOS (Real Madrid / Spanyol)
Bek terbaik 2018 layak disematkan pada Sergio Ramos. Meski banyak orang yang menganggap Ramos bermain kotor dan licik, namun sebagai bek tengah, Ramos mampu tampil konsisten dan menjadi benteng kokoh bagi Real Madrid dan timnas Spanyol.
Selain itu Ramos memiliki wibawa kepemimpinan dimana ia menjadi kapten tim baik di el real maupun di timnas Spanyol. Ramos membawa Real Madrid menjadi juara La Liga dan Liga Champions musim lalu. Ia juga kerap mencetak gol gol krusial lewat sundulan kepala. Ramos pun menjadi salah satu bek terbaik dunia dalam beberapa tahun terakhir.
sumber :
Minggu, 02 September 2018
Panggil Emil Audero, Inilah Line Up Mengerikan Indonesia Di Ajang AFF, Pasti Juara!
Panggil Emil Audero, Inilah Line Up Mengerikan Indonesia Di Ajang AFF, Pasti Juara!
Dilansir dari Bola.com (1/9/2018) Indonesia Masih Akan dilatih Oleh Luis Milla, tetapi Target Edy Milla harus membawa Indonesia Juara di Piala AFF tahun Ini.
berikut line up yang akan di sajikan oleh Luis Milla :
Di Penjaga Gawang Ada Nama Emil Audero, Kiper keturunan Indonesia Bisa Saja Dicoba Oleh Indonesia untuk Di Piala AFF dan Dipanggil Oleh Luis Milla.
Di Lini Belakang ada nama Rezaldi, Fachrudin, Hansamu Yama dan Ardi Idrus. Keempat bek bintang ini memang memiliki pertahanan yang kuat dan kokoh yang sulit untuk ditembus oleh lawan lawannya, Keempatnya juga bisa Memecahkan kebuntuan lewat Overlapp yang cepat dan Baik.
Di Lini tengah ada nama Zulfiandi, Evan Dimas dan Lilipaly. Ketiga pemain jenderal lapangan tengah ini memiliki kecepatan serta umpan yang akurat dan terukur yang bisa memanjakan para Strikernya di Lini Depan, ketiganya juga termasuk pemain Bintang yang bisa mengatur ritme dan Tempo.
Di Lini Depan Ada nama Febry, Beto dan Andik Vermansyah. Ketiga pemain depan ini memiliki kecepatan serta ketajaman dalam naluri mencetak gol yang tinggi, Ketiganya juga termasuk pemain bintang dan Bisa mengobrak abrik pertahanan lawannya.
sumber :
Dilansir dari Bola.com (1/9/2018) Indonesia Masih Akan dilatih Oleh Luis Milla, tetapi Target Edy Milla harus membawa Indonesia Juara di Piala AFF tahun Ini.
berikut line up yang akan di sajikan oleh Luis Milla :
Di Penjaga Gawang Ada Nama Emil Audero, Kiper keturunan Indonesia Bisa Saja Dicoba Oleh Indonesia untuk Di Piala AFF dan Dipanggil Oleh Luis Milla.
Di Lini Belakang ada nama Rezaldi, Fachrudin, Hansamu Yama dan Ardi Idrus. Keempat bek bintang ini memang memiliki pertahanan yang kuat dan kokoh yang sulit untuk ditembus oleh lawan lawannya, Keempatnya juga bisa Memecahkan kebuntuan lewat Overlapp yang cepat dan Baik.
Di Lini tengah ada nama Zulfiandi, Evan Dimas dan Lilipaly. Ketiga pemain jenderal lapangan tengah ini memiliki kecepatan serta umpan yang akurat dan terukur yang bisa memanjakan para Strikernya di Lini Depan, ketiganya juga termasuk pemain Bintang yang bisa mengatur ritme dan Tempo.
Di Lini Depan Ada nama Febry, Beto dan Andik Vermansyah. Ketiga pemain depan ini memiliki kecepatan serta ketajaman dalam naluri mencetak gol yang tinggi, Ketiganya juga termasuk pemain bintang dan Bisa mengobrak abrik pertahanan lawannya.
sumber :
Matuidi: Cristiano Ronaldo Seperti Monster
Matuidi: Cristiano Ronaldo Seperti Monster
Turin - Gelandang Juventus Blaise Matuidi, memuji rekan setimnya, Cristiano Ronaldo. Dalam hal bekerja, dia menyebut bintang asal Portugal itu layaknya seorang monster. Dia punya etos kerja yang tinggi dibandingkan pemain lain.
Ronaldo Masih Mandul di Juventus, Begini Kata Allegri
Mourinho Bantah Melarang MU Beli Ronaldo
Ini Penyebab Juventus Tak Duetkan Dybala dengan Ronaldo
Performa Cristiano Ronaldo bersama Juventus kini sedang dalam sorotan. Dia belum mampu mencetak gol perdananya di Liga Serie A Italia. Padahal, pemain yang diboyong dari Real Madrid itu selalu bermain penuh pada tiga laga yang sudah dimainkan Juve.
Ronaldo yang selama ini dengan begitu mudah membobol gawang lawan, tidak mampu berbuat banyak di laga melawan Chiveo, Lazio, dan Parma. Belum ada gol yang di jaringkan di gawang lawan.
Meski belum mendapatkan gol debutnya, aksi Cristiano Ronaldo terus mendapatkan pembelaan dari para pemain Juve. Salah satunya dari Matuidi yang menyebut Ronaldo sebagai monster.
Datang Lebih Cepat, Pulang Terakhir
Cristiano Ronaldo Cetak Gol Pertama Untuk Juventus
Cristiano Ronaldo berusaha mengontrol bola saat pertandingan persahabatan antara Juventus A dan tim B di Villar Perosa, Italia utara, (12/8). Pertandingan dimenangkan tim utama Juventus dengan skor 5-0. (AP Photo/Antonio Calanni)
Matuidi yakin tidak ada yang salah dengan performa Ronaldo. Sebab, pemain 33 tahun itu sudah bekerja keras. Ronaldo jadi orang pertama yang datang di latihan dan pulang paling akhir. Dia seperti seorang monster.
"Ronaldo adalah pemain terbaik dunia dan tentu menyenangkan bisa bermain dengannya," kata Matuidi.
"Di tempat latihan, dia seperti monster. Dia datang lebih cepat dan dia pulang paling akhir. Ronaldo bekerja, dia bekerja. Saya belum pernah melihat yang seperti itu dan saya mengerti mengapa dia menangkan lima Ballon d'Or," sambung mantan pemain PSG itu.
Sosok yang Baik
Tidak hanya soal latihan, Matuidi juga memuji Ronaldo sebagai pribadi yang baik. Ini berkaca pada pemberian ucapan selamat dari Ronaldo usai Matuidi sukses membawa Prancis jadi juara di Piala Dunia 2018 yang lalu.
"Apakah dia mengucapkan selamat pada saya? Tentu saja. Itu yang dia ucapkan pertama kali ketika berjumpa dengan saya. Ronaldo mengucapnya dalam bahasa Prancis," ungkap Matuidi.
Sumber
Turin - Gelandang Juventus Blaise Matuidi, memuji rekan setimnya, Cristiano Ronaldo. Dalam hal bekerja, dia menyebut bintang asal Portugal itu layaknya seorang monster. Dia punya etos kerja yang tinggi dibandingkan pemain lain.
Ronaldo Masih Mandul di Juventus, Begini Kata Allegri
Mourinho Bantah Melarang MU Beli Ronaldo
Ini Penyebab Juventus Tak Duetkan Dybala dengan Ronaldo
Performa Cristiano Ronaldo bersama Juventus kini sedang dalam sorotan. Dia belum mampu mencetak gol perdananya di Liga Serie A Italia. Padahal, pemain yang diboyong dari Real Madrid itu selalu bermain penuh pada tiga laga yang sudah dimainkan Juve.
Ronaldo yang selama ini dengan begitu mudah membobol gawang lawan, tidak mampu berbuat banyak di laga melawan Chiveo, Lazio, dan Parma. Belum ada gol yang di jaringkan di gawang lawan.
Meski belum mendapatkan gol debutnya, aksi Cristiano Ronaldo terus mendapatkan pembelaan dari para pemain Juve. Salah satunya dari Matuidi yang menyebut Ronaldo sebagai monster.
Datang Lebih Cepat, Pulang Terakhir
Cristiano Ronaldo Cetak Gol Pertama Untuk Juventus
Cristiano Ronaldo berusaha mengontrol bola saat pertandingan persahabatan antara Juventus A dan tim B di Villar Perosa, Italia utara, (12/8). Pertandingan dimenangkan tim utama Juventus dengan skor 5-0. (AP Photo/Antonio Calanni)
Matuidi yakin tidak ada yang salah dengan performa Ronaldo. Sebab, pemain 33 tahun itu sudah bekerja keras. Ronaldo jadi orang pertama yang datang di latihan dan pulang paling akhir. Dia seperti seorang monster.
"Ronaldo adalah pemain terbaik dunia dan tentu menyenangkan bisa bermain dengannya," kata Matuidi.
"Di tempat latihan, dia seperti monster. Dia datang lebih cepat dan dia pulang paling akhir. Ronaldo bekerja, dia bekerja. Saya belum pernah melihat yang seperti itu dan saya mengerti mengapa dia menangkan lima Ballon d'Or," sambung mantan pemain PSG itu.
Sosok yang Baik
Tidak hanya soal latihan, Matuidi juga memuji Ronaldo sebagai pribadi yang baik. Ini berkaca pada pemberian ucapan selamat dari Ronaldo usai Matuidi sukses membawa Prancis jadi juara di Piala Dunia 2018 yang lalu.
"Apakah dia mengucapkan selamat pada saya? Tentu saja. Itu yang dia ucapkan pertama kali ketika berjumpa dengan saya. Ronaldo mengucapnya dalam bahasa Prancis," ungkap Matuidi.
Sumber
Klasemen Sementara & Hasil Pertandingan ke 4 Liga Inggris 2018-2019, 3 Klub Berebut Posisi Puncak
Klasemen Sementara & Hasil Pertandingan ke 4 Liga Inggris 2018-2019, 3 Klub Berebut Posisi Puncak
Hingga pekan keempat Liga Inggris, hanya Liverpool, Chelsea, dan Watford yang berhasil menumpulkan total poin sempurna yaitu 12 poin.
Dilansir dari Bolasport.com, ketiga klub tersebut selalu memenangi empat laga awal mereka pada gelaran Liga Inggris musim ini.
Pada pekan keempat, Liverpool berhasil menang dengan skor 2-1 saat menghadapi Leicester City, Sabtu (1/9/2018).
Sedangkan Chelsea berhasil menang melawan AFC Bournemouth dengan 2-0
Sementara Watford berhasil membalikkan keadaan kala menjamu Tottenham Hotspur dan menang dengan skor 2-1, Minggu (2/9/2018).
Selain tiga tim ini, dua tim "Big Six yang terbuang" juga lambat laun merangsek naik ke posisi lebih tinggi.
Arsenal berhasil menang tipis 3-2 saat menghadapi tim promosi, Cardiff City.
Begitupun Manchester United yang terselamatkan dengan dua gol Romelu Lukaku saat menghadapi Burnley.
Sang juara bertahan, Manchester City, masih duduk anteng di posisi keempat dengan 10 poin, hasil tiga kemenangan dan satu hasil seri.
Terakhir, anak asuh Pep Guardiola berhasil menang 2-1 saat menjamu Necastle United.
===
Hasil Lengkap Liga Inggris Pekan Keempat musim 2018-2019:
Sabtu (1/9/2018)
Leicester City 1 - 2 Liverpool (Rachid Gezzal 63'; Sadio Mane 10', Roberto Firmino 45')
Brighton Hove Albion 2 - 2 Fulham (Glenn Murray 67' dan 84'; Andre Schurrle 43', Aleksandar Mitrovic 62')
Chelsea 2 - 0 AFC Bournemouth (Pedro 72', Eden Hazard 85')
Crystal Palace 0 - 2 Southampton (Danny Ings 47' P. Hojbjerg 90')
Everton 1 - 1 Huddersfield Town (Dominic Calvert-Lewin 36'; Phillip Billing 34')
West Ham United 0 - 1 Wolverhampton Wanderers (Adama Traore 90')
Manchester City 2 - 1 Newcastle United (Raheem Sterling 8', Kyle Walker 52'; DeAndre Yedlin 30')
===
Cardiff City 2 - 3 Arsenal (VĂctor Camarasa 45' D. Ward 70'; Skhodran Mustafi 11', Pierre-Emerick Aubameyang 62', Alexandre Lacazette 81')
Burnley 0 - 2 Manchester United (Romelu Lukaku 27' dan 44')
Watford FC 2 - 1 Tottenham Hotspur (Troy Deeney 69', Craig Catchcart 76'; Abloulaye Doucore 53' bunuh diri)
sumber :
Hingga pekan keempat Liga Inggris, hanya Liverpool, Chelsea, dan Watford yang berhasil menumpulkan total poin sempurna yaitu 12 poin.
Dilansir dari Bolasport.com, ketiga klub tersebut selalu memenangi empat laga awal mereka pada gelaran Liga Inggris musim ini.
Pada pekan keempat, Liverpool berhasil menang dengan skor 2-1 saat menghadapi Leicester City, Sabtu (1/9/2018).
Sedangkan Chelsea berhasil menang melawan AFC Bournemouth dengan 2-0
Sementara Watford berhasil membalikkan keadaan kala menjamu Tottenham Hotspur dan menang dengan skor 2-1, Minggu (2/9/2018).
Selain tiga tim ini, dua tim "Big Six yang terbuang" juga lambat laun merangsek naik ke posisi lebih tinggi.
Arsenal berhasil menang tipis 3-2 saat menghadapi tim promosi, Cardiff City.
Begitupun Manchester United yang terselamatkan dengan dua gol Romelu Lukaku saat menghadapi Burnley.
Sang juara bertahan, Manchester City, masih duduk anteng di posisi keempat dengan 10 poin, hasil tiga kemenangan dan satu hasil seri.
Terakhir, anak asuh Pep Guardiola berhasil menang 2-1 saat menjamu Necastle United.
===
Hasil Lengkap Liga Inggris Pekan Keempat musim 2018-2019:
Sabtu (1/9/2018)
Leicester City 1 - 2 Liverpool (Rachid Gezzal 63'; Sadio Mane 10', Roberto Firmino 45')
Brighton Hove Albion 2 - 2 Fulham (Glenn Murray 67' dan 84'; Andre Schurrle 43', Aleksandar Mitrovic 62')
Chelsea 2 - 0 AFC Bournemouth (Pedro 72', Eden Hazard 85')
Crystal Palace 0 - 2 Southampton (Danny Ings 47' P. Hojbjerg 90')
Everton 1 - 1 Huddersfield Town (Dominic Calvert-Lewin 36'; Phillip Billing 34')
West Ham United 0 - 1 Wolverhampton Wanderers (Adama Traore 90')
Manchester City 2 - 1 Newcastle United (Raheem Sterling 8', Kyle Walker 52'; DeAndre Yedlin 30')
===
Cardiff City 2 - 3 Arsenal (VĂctor Camarasa 45' D. Ward 70'; Skhodran Mustafi 11', Pierre-Emerick Aubameyang 62', Alexandre Lacazette 81')
Burnley 0 - 2 Manchester United (Romelu Lukaku 27' dan 44')
Watford FC 2 - 1 Tottenham Hotspur (Troy Deeney 69', Craig Catchcart 76'; Abloulaye Doucore 53' bunuh diri)
sumber :
Mereka 7 Muslim di Timnas Prancis Piala Dunia 2018, No 6 Langsung Pensiun Dari Timnas
Mereka 7 Muslim di Timnas Prancis Piala Dunia 2018, No 6 Langsung Pensiun Dari Timnas
Timnas Prancis baru saja merayakan kemenangannya sebagai juara Piala Dunia 2018.
Hugo Lloris cs mampu mengalahkan tim kuda hitam Kroasia di partai puncak pesta akbar sepak bola tahun ini dengan skor meyakinkan 4-2.
Tahukah kamu bahwa banyak pemain sepak bola beragama Islam yang mengisi skuad arahan Didier deschamp ini pada Piala Dunia tahun ini.
Berikut 7 pemain Muslim timnas Prancis di Piala Dunia Rusia :
1. Paul Pogba
Pemain kelahiran 15 Maret 1993, di Lagny-sur-Marne, Perancis. Kini bermain untuk Manchester United dengan posisi gelandang. Pemain yang dibeli MU dari Juventus dengan harga sebesar 105 juta Euro ini menjadi pemain kunci yang tergantikan di lini tengah Prancis sepanjang turnamen Piala Dunia di Rusia.
Walaupun hanya menyumbangkan 1 gol dari semua penamilannya di Piala Dunia tahun ini, namun ia memberi kontribusi besar dalam meraih juara Piala Dunia ke-2 bagi tim Ayam Jantan.
2. N’Golo Kante
Duetnya bersama Paul Pogba di lini tengah timnas Prancis mampu membawa pencapaian tertinggi bagi negaranya.
Pemain yang lahir 29 Maret 1991,di Paris, Perancis, kini bermain untuk Chelsea di Liga Inggris.
Penampilan apiknya bersama Les Bleus di Piala Dunia menjadikannya banyak dilirik klub-klub besar eropa.
3. Nabil Fekir
Reuters-Charles Platiau
Pemain berdarah Aljazair ini bermain sebagai gelandang serang di klub Prancis Lyon. Fekir pernah dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Ligue 1 Tahun 2014-15. Ia juga dinobatkan sebagai Tim Ligue 1 UNFP Tahun ini di 2014–15 dan 2017–18 serta UNFP Ligue 1 Player of the Month pada bulan Oktober 2017.
Fekir tidak bermain sebanyak Pogba atau Kante untuk timnas Prancis pada Piala Dunia ini, namun kontribunya untuk Les Blues tidak biasa di pandang sebelah mata.
4. Ousmane Dembele
Pemain keturunan Senegal dan Mali ini bermain untuk Barcelona sejak 25 Agustus 2017, Dembele ditransfer ke Barcelona, dengan nilai € 105 juta karena ia menjadi pemain termahal kedua bersama Paul Pogba, sebelum Neymar pindah ke PSG.
Pemuda yang lahir di Vernon Prancis 15 Mei 1997 ini sering bermain di bangku candangan. Ia biasanya bergantian dengan Mbappe.
5. Djibril Sidibe
Bek berusia 24 tahun ini bermain untuk klub AS Monaco. Dia memenangkan ‘Ligue 1’ tahun 2016-17 dengan Monaco dan dinobatkan sebagai Tim Ligue 1 UNFP Tahun ini di musim yang sama.
Pemain kelahiran Troyes, Perancis 29 Juli 1992 ini bermain penuh pada laga Prancis vs Denmark. Meski berakhir imbang, Sidibe menjadi pemain yang paling mencolok dilini belakang sepanjang pertandingan.
Ia merupakan pemain yang paling banyak lakukan sentuhan terhadap bola (111 kali) dan lepaskan umpan (89 kali). Akurasi umpannya pun brilian, mencapai 88 persen.
6. Adil Rami
Rami saat ini bermain untuk klub Prancis, Marseille. Ia memenangkan ‘Ligue 1’ pada 2010-11 dan Coupe de France 2010-11 dengan Lille. Selain itu, ia meraih trofi Liga Eropa UEFA bersama Sevilla pada 2015–16 dan berhasil masuk ke Liga Europa UEFA musim ini.
Pemain berusia 32 tahun kelahiran 27 Desember 1985,di Bastia, Perancis ini mengumumkan bahwa dirinya pensiun dari timnas Prancis usai Prancis memenagkan tropi juara Piala Dunia 2018.
7. Benjamin Mendy
Mendy adalah pemain berdarah Senegal yang lahir 17 Juli 1994,di Longjumeau Prancis. Mendy adalah bek kiri klub Liga Premier, Manchester City. Dia memenangkan Ligue 1 bersama Monaco sebelum pindah ke Inggris dengan biaya transfer rekor dunia untuk seorang pemain belakang. Tahun ini, ia juara Bersama City, Ia menjuarai Liga Inggris musim 2017/18.
Meski hanya tampil dalam satu laga selama 40 menit kala Prancis berhadapan dengan Denmark di laga fase grup. Ia menjadi bagian 23 pemain timnas Prancis di Piala Dunia 2018.
Itulah 7 pemain timnas Prancis beragama Islam di Piala Dunia 2018.
sumber :
Timnas Prancis baru saja merayakan kemenangannya sebagai juara Piala Dunia 2018.
Hugo Lloris cs mampu mengalahkan tim kuda hitam Kroasia di partai puncak pesta akbar sepak bola tahun ini dengan skor meyakinkan 4-2.
Tahukah kamu bahwa banyak pemain sepak bola beragama Islam yang mengisi skuad arahan Didier deschamp ini pada Piala Dunia tahun ini.
Berikut 7 pemain Muslim timnas Prancis di Piala Dunia Rusia :
1. Paul Pogba
Pemain kelahiran 15 Maret 1993, di Lagny-sur-Marne, Perancis. Kini bermain untuk Manchester United dengan posisi gelandang. Pemain yang dibeli MU dari Juventus dengan harga sebesar 105 juta Euro ini menjadi pemain kunci yang tergantikan di lini tengah Prancis sepanjang turnamen Piala Dunia di Rusia.
Walaupun hanya menyumbangkan 1 gol dari semua penamilannya di Piala Dunia tahun ini, namun ia memberi kontribusi besar dalam meraih juara Piala Dunia ke-2 bagi tim Ayam Jantan.
2. N’Golo Kante
Duetnya bersama Paul Pogba di lini tengah timnas Prancis mampu membawa pencapaian tertinggi bagi negaranya.
Pemain yang lahir 29 Maret 1991,di Paris, Perancis, kini bermain untuk Chelsea di Liga Inggris.
Penampilan apiknya bersama Les Bleus di Piala Dunia menjadikannya banyak dilirik klub-klub besar eropa.
3. Nabil Fekir
Reuters-Charles Platiau
Pemain berdarah Aljazair ini bermain sebagai gelandang serang di klub Prancis Lyon. Fekir pernah dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Ligue 1 Tahun 2014-15. Ia juga dinobatkan sebagai Tim Ligue 1 UNFP Tahun ini di 2014–15 dan 2017–18 serta UNFP Ligue 1 Player of the Month pada bulan Oktober 2017.
Fekir tidak bermain sebanyak Pogba atau Kante untuk timnas Prancis pada Piala Dunia ini, namun kontribunya untuk Les Blues tidak biasa di pandang sebelah mata.
4. Ousmane Dembele
Pemain keturunan Senegal dan Mali ini bermain untuk Barcelona sejak 25 Agustus 2017, Dembele ditransfer ke Barcelona, dengan nilai € 105 juta karena ia menjadi pemain termahal kedua bersama Paul Pogba, sebelum Neymar pindah ke PSG.
Pemuda yang lahir di Vernon Prancis 15 Mei 1997 ini sering bermain di bangku candangan. Ia biasanya bergantian dengan Mbappe.
5. Djibril Sidibe
Bek berusia 24 tahun ini bermain untuk klub AS Monaco. Dia memenangkan ‘Ligue 1’ tahun 2016-17 dengan Monaco dan dinobatkan sebagai Tim Ligue 1 UNFP Tahun ini di musim yang sama.
Pemain kelahiran Troyes, Perancis 29 Juli 1992 ini bermain penuh pada laga Prancis vs Denmark. Meski berakhir imbang, Sidibe menjadi pemain yang paling mencolok dilini belakang sepanjang pertandingan.
Ia merupakan pemain yang paling banyak lakukan sentuhan terhadap bola (111 kali) dan lepaskan umpan (89 kali). Akurasi umpannya pun brilian, mencapai 88 persen.
6. Adil Rami
Rami saat ini bermain untuk klub Prancis, Marseille. Ia memenangkan ‘Ligue 1’ pada 2010-11 dan Coupe de France 2010-11 dengan Lille. Selain itu, ia meraih trofi Liga Eropa UEFA bersama Sevilla pada 2015–16 dan berhasil masuk ke Liga Europa UEFA musim ini.
Pemain berusia 32 tahun kelahiran 27 Desember 1985,di Bastia, Perancis ini mengumumkan bahwa dirinya pensiun dari timnas Prancis usai Prancis memenagkan tropi juara Piala Dunia 2018.
7. Benjamin Mendy
Mendy adalah pemain berdarah Senegal yang lahir 17 Juli 1994,di Longjumeau Prancis. Mendy adalah bek kiri klub Liga Premier, Manchester City. Dia memenangkan Ligue 1 bersama Monaco sebelum pindah ke Inggris dengan biaya transfer rekor dunia untuk seorang pemain belakang. Tahun ini, ia juara Bersama City, Ia menjuarai Liga Inggris musim 2017/18.
Meski hanya tampil dalam satu laga selama 40 menit kala Prancis berhadapan dengan Denmark di laga fase grup. Ia menjadi bagian 23 pemain timnas Prancis di Piala Dunia 2018.
Itulah 7 pemain timnas Prancis beragama Islam di Piala Dunia 2018.
sumber :
Tolak Main Di Piala Dunia Demi Timnas Indonesia, Pemain West Ham United Ini Harus Kecewa
Tolak Main Di Piala Dunia Demi Timnas Indonesia, Pemain West Ham United Ini Harus Kecewa
Seperti yang kita ketahui, persepak bolaan indonesia saat ini sedang bagus dan terus menanjak. Talenta dari negeri ini pun seakan muncul tanpa henti. Dan kali ini pemain dari negeri ratu elisabet. Salah satu pemain west ham united yang merupakan jebolan dari akademi leicester city tengah mengutarakan keinginan nya untuk membela timnas indonesia.
Pemain kelahiran bintaro yang sejak kecil tinggal di australia ini, Nathan Muskitta bahkan sampai menolak ajakan timnas Australia untuk berlaga di piala dunia demi keinginannya untuk membela timnas indonesia.
Meskipun dia telah tinggal lama di luar negri namun kecintaannya pada indonesia masih terus berkobar. Sebenarnya pemain berusia 18 tahun ini juga pernah mengikuti seleksi timnas U-19 asuhan indra safri. Namun sayang nya dia harus kecewa karena tidak di pilih oleh pelatih untuk masuk gabung timnas U-19.
Semoga saja Luis milla atau indra safri masih terus memantau pemain satu ini, guna meningkatkan kwalitas permainan timnas kita. Bravo sepak bola indonesia.
Salam penuh cinta dari mimin,semoga hari kalian menyenangkan.
FIFA Ingin Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2020,Netizen Malah Bilang Begini?
FIFA Ingin Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2020,Netizen Malah Bilang Begini?
Kabar mengejutkan sekaligus membanggakan datang saat federasi sepak bola dunia yaitu FIFA ingin Indonesia yang diwakili oleh PSSI menggelar event sepakbola internasional.
Organisasi yang bermarkas di Swiss ini seperti mempercayai jika Indonesia mampu untuk menggelar turnamen ini dengan sangat baik.
Melansir dari akun Instagram Indomalayarena(30/08/2018)." Indonesia mendapatkan tawaran bidding Piala Dunia Putri U20 dan U17 tahun 2020."
Walaupun hanya biding tetapi pipa pasti mempunyai alasan yang kuat mengajak Indonesia untuk melakukan bidding .
Namun niat baik FIFA ini telah mendapatkan tanggapan negatif dari para netizen di Indonesia kebanyakan dari mereka tidak setuju karena persepakbolaan Putri di Indonesia belum terlalu maju dan dikhawatirkan akan menjadi lumbung gol.
Berikut kami kutip komentar netizen:
@rahmat_h1d4y4t nggak usah bikin malu aja, Nanti kena bantai 50-0.
@denrudi_attaqi jangan di Indo belum ada kompetisi sepak bola Putri, Timnas Putri juga apa adanya gue nggak tega ngelihat Timnas Putri kita nanti kena bantai.
Jikalau kita berpikir positif memang komentar dan pujian ini ada benarnya karena bisa nanti Indonesia melawan tim yang sepakbola wanitanya lebih maju, pada akhirnya Indonesia dikalahkan dengan skor telak dan bisa membuat malu muka Indonesia.
Yang perlu dipikirkan sekarang adalah bagaimana cara untuk mengembangkan sepakbola putri agar lebih kuat minimal bisa bersaing di Asia Tenggara.
Bagaimana menurut anda?
Silakan berikan komentar atau pendapat anda di bawah ini, jangan lupa juga klik tanda kuning di atas untuk mengikuti supaya kami bisa memberikan berita terbaru seputar olahraga khususnya sepakbola secara gratis untuk anda!
Kabar mengejutkan sekaligus membanggakan datang saat federasi sepak bola dunia yaitu FIFA ingin Indonesia yang diwakili oleh PSSI menggelar event sepakbola internasional.
Organisasi yang bermarkas di Swiss ini seperti mempercayai jika Indonesia mampu untuk menggelar turnamen ini dengan sangat baik.
Melansir dari akun Instagram Indomalayarena(30/08/2018)." Indonesia mendapatkan tawaran bidding Piala Dunia Putri U20 dan U17 tahun 2020."
Walaupun hanya biding tetapi pipa pasti mempunyai alasan yang kuat mengajak Indonesia untuk melakukan bidding .
Namun niat baik FIFA ini telah mendapatkan tanggapan negatif dari para netizen di Indonesia kebanyakan dari mereka tidak setuju karena persepakbolaan Putri di Indonesia belum terlalu maju dan dikhawatirkan akan menjadi lumbung gol.
Berikut kami kutip komentar netizen:
@rahmat_h1d4y4t nggak usah bikin malu aja, Nanti kena bantai 50-0.
@denrudi_attaqi jangan di Indo belum ada kompetisi sepak bola Putri, Timnas Putri juga apa adanya gue nggak tega ngelihat Timnas Putri kita nanti kena bantai.
Jikalau kita berpikir positif memang komentar dan pujian ini ada benarnya karena bisa nanti Indonesia melawan tim yang sepakbola wanitanya lebih maju, pada akhirnya Indonesia dikalahkan dengan skor telak dan bisa membuat malu muka Indonesia.
Yang perlu dipikirkan sekarang adalah bagaimana cara untuk mengembangkan sepakbola putri agar lebih kuat minimal bisa bersaing di Asia Tenggara.
Bagaimana menurut anda?
Silakan berikan komentar atau pendapat anda di bawah ini, jangan lupa juga klik tanda kuning di atas untuk mengikuti supaya kami bisa memberikan berita terbaru seputar olahraga khususnya sepakbola secara gratis untuk anda!
Langganan:
Postingan (Atom)























